oleh

Kemenparekraf-Adira Finance Gairahkan Semangat UMKM Lewat Festival Kreatif Lokal 2021

Jakarta, Ratalnews.com

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Adira Finance menyelenggarakan Festival Kreatif Lokal 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya membangkitkan semangat para pelaku UMKM, khususnya di lima destinasi super prioritas yaitu Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang, agar terus meningkatkan kualitas produk dan inovasi dalam mengembangkan bisnisnya dengan mengedepankan kearifan lokal daerah masing-masing.

Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Yauana Rochma Astuti, dalam Konferensi Pers Penjurian Festival Kreatif Lokal 2021 yang digelar secara daring, Jumat (24/9/2021), menuturkan bahwa Festival Kreatif Lokal 2021 merupakan tahun kedua Kemenparekraf bekerja sama dengan Adira Finance. Sebelumnya pada tahun 2020 diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh 1.079 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia.

“Namun berbeda dari tahun sebelumnya, Festival Kreatif Lokal kali ini akan fokus pada lima destinasi super prioritas dan tiga subsektor ekraf yaitu kuliner, fesyen, dan kriya. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk mengembangkan lima destinasi prioritas, dan juga ketiga subsektor tersebut memberikan kontribusi terbesar terhadap PBD Indonesia,” jelas Yuana.

Melalui Festival Kreatif Lokal 2021, Yuana berharap dapat menghadirkan _local heroes_ terbaik di tiap destinasi super prioritas, sehingga nantinya dapat memberikan _multiplier effect_ terhadap perekonomian daerah setempat dan juga terbukanya lapangan kerja seluas-luasnya.

“Kita sangat berharap bahwa kesiapan mereka dalam mengembangkan usahanya juga dapat mendukung pariwisata di Indonesia. Karena pada dasarnya pariwisata tidak akan lepas dari buah tangan atau oleh-oleh khas daerah,” ujarnya.

Pendaftaran Festival Kreatif Lokal 2021 sendiri telah dibuka sejak 1 – 22 September 2021. Sebanyak 223 pelaku UMKM dari subsektor kuliner, fesyen, dan kriya telah mengikuti seleksi tahap awal.

Kemudian, dari 223 peserta akan dikurasi lagi menjadi 50 peserta. Para peserta terpilih nantinya akan mendapatkan program pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan _soft skill_ secara _general_ melalui aktivitas _coaching camp_ oleh Prasetiya Mulya ELI.

Lalu, dari 50 peserta, akan dipilih tiga pelaku UMKM dari masing-masing subsektor yaitu fesyen, kuliner dan kriya di tiap lima destinasi super prioritas. Para peserta ini akan dinilai oleh dewan juri yang sudah berpengalaman di bidang ekonomi kreatif, yaitu Ketua Dewan Juri sekaligus Pendiri M Bloc Space, Handoko Hendroyono; Anggota Dewan Juri sekaligus Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli; Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya; Direktur SDM dan Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi; dan Direktur Pemasaran Ekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Yuana Rochma Astuti.

Peserta terpilih akan menjalani _coaching camp_ yang lebih intensif sesuai dengan subsektornya, oleh Prasetya Multa ELI dan Ecamp Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Direktur SDM dan Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi, menambahkan kriteria penilaian pemilihan UMKM terbaik akan berdasarkan inovasi dan orisinalitas produk, visi dan misi, model bisnis, serta strategi bisnis yang dikembangkan.

Peserta yang terpilih menjadi _local heroes_ terbaik akan mendapatkan hadiah senilai ratusan juta rupiah berupa tambahan modal usaha dan eksposur di berbagai media nasional baik cetak maupun online. _Local heroes_ terbaik akan diumumkan pada acara Gebyar Adira Kreasi 2021 yang akan digelar pada 13 November 2021, di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

“Kami sangat berharap Festival Kreatif Lokal 2021 ini bisa memberikan dampak secara berkelanjutan, terutama kepada para UMKM dan juga kita ingin menampilkan para UMKM yang menjadi _role model_ yang bisa memberikan inspirasi, semangat dan motivasi untuk para UMKM lainnya agar bangkit dan pulih dari pandemi,” katanya.(Yun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.